http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/issue/feed METIK JURNAL 2018-12-12T03:42:56+00:00 LPPM STMIK Balikpapan metik@stmikbpn.ac.id Open Journal Systems <p>Media Teknologi Informasi dan Komputer (METIK) Jurnal adalah jurnal teknologi dan informasi berisi artikel-artikel ilmiah yang meliputi bidang-bidang: sistem informasi, informatika, multimedia, jaringan serta penelitian-penelitian lain yang terkait dengan bidang-bidang tersebut. Terbit dua kali dalam setahun bulan juni dan desember.</p> http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/66 ANALISIS PREDIKSI KETERKAITAN DEPARTEMEN KASUS PENYEWAAN EXHIBITION DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE AHP, SAW DAN PROFILE MATCHING 2018-12-11T13:48:44+00:00 Heruzulkifli zulkifli Heru heruzulkifli.0502@gmail.com Prihandoko Prihandoko prihandoko@gmail.com <p><em>Dampak kebijakan keputusan bisnis sangat diharapkan membuahkan hasil yang dapat memberikan profit atau solusi yang lebih baik tentunya. Hal ini bagi organisasi yang besar tentu bukan hal mudah untuk memprediksi, apakah kebijakan bisnis yang telah dilakukan selama ini sudah baik dan sesuai dengan keinginan konsumen serta kondisi organsasi atau belum. Maka diperlukanlah metode pemecah masalah untuk dapat menelusur kompleksitas dan panjangnya matarantai sub-sub kerja yang ada didalam departemen dan divisi yang dapat fokus memprediksi sudut-sudut bagian terkecil setiap bagian dari organisasi tersebut.</em></p> <p><em>Pendekatan metode algoritma Analytical Hierarchy Process (AHP), Simple Additive Weighting (SAW) dan Profile Matching (PM) dengan teknik hybrid, yang menginputkan 450 data bobot nilai ekspektasi penyewa exhibition (dianggap DM-1), dengan kombinasi 15 data bobot nilai ekpektasi akan kondisi empiris organisasi (dianggap sebagai DM-2), sehingga kesimpulan akhir dirasakan cukup adil untuk mendeteksi departemen dan divisi penyumbang faktor negatif terbesar yang dapat sedini mungkin untuk dibenahi, sisi lain hasilnya dapat digunakan sebagai referensi strategi peningkatan kualitas tertimbang proses trial &amp; error secara subjektif.</em></p> <p><em>Hasil pengujian data DM-1 terbukti konsisten dengan tidak ditemukannya perbedaan perengkingan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) pada setiap variabel (X), selanjutnya divoting dengan metode Profile Matching (PM) dengan data DM-2, untuk mendapatkan pilihan terbaik dengan selisih bobot nilai sangat kecil yaitu X2 dengan 4, 333, X5 dengan 4, 167, X4 dengan 4,000, X3 dengan 3, 833 dan X1 dengan 3, 667, dimana hasil perengkingan AHP dan SAW dapat digunakan sebagai sub variabel perbaikan secara berurutan sesuai hasil hybrid perengkingan dan sebagai sebuah kecerdasan bisnis.</em></p> 2018-12-01T04:25:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/69 PENGENALAN GERAK JARI TANGAN BERDASARKAN SINYAL ELECTROMYOGRAPHY (EMG) MENGGUNAKAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) 2018-12-11T13:49:19+00:00 Darma Setiawan Putra dsetiawan2007@gmail.com <p><em>Sinyal EMG merupakan sinyal elektrik yang timbul pada lapisan otot manusia. Sinyal ini muncul disebabkan oleh adanya aktifitas kontraksi pada otot. Sinyal EMG ini dapat diakuisisi dengan menggunakan sebuah elektroda yang ditempelkan pada lapisan permukaan kulit. Jumlah subyek penelitian yang dilibatkan dalam studi ini sebanyak 6 orang dimana masing-masing subyek memiliki 10 dataset sinyal EMG. Sinyal mentah (raw) EMG akan dinormalisasi terlebih dahulu dengan menggunakan metoda zero-mean. Setelah dilakukan proses normalisasi, sinyal EMG akan difilter, rectified dan smoothing untuk menghasilkan envelope sinyal EMG. Dari envelope sinyal EMG tersebut peroleh5 buah fitur sinyal berupa onset, offset, durasi, nilai maksimum dan nilai minimum. Penelitian ini menggunakan metode learning vector quantization (LVQ) untuk pengenalan sinyal EMG di otot tangan pada saat gerakan fleksi pergelangan tangan yang dikombinasikan dengan jari terbuka (JBF). Dari penelitian ini menunjukkan akurasi pengklasifikasian untuk data gerakan JBF sebesar 61.66%.Dengan hasil ini menunjukkan bahwa sinyal EMG pada otot tangan dapat digunakan untuk identitas biometrik dan pengontrolan tangan buatan</em></p> 2018-12-05T04:22:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/62 IMPLEMENTASI SOCIOPRENEURSHIP DENGAN SISTEM TERINTEGRASI (E-LEARNING, E-SHOPPING, E-CROWDFUNDING) BERBASIS WEB BOOTSTRAP DAN ANDROID DI KABUPATEN PROBOLINGGO 2018-12-11T13:49:41+00:00 Moh Ainol yaqin ainolyaqin09@gmail.com <p><em>Perubahan teknologi yang begitu cepat, diharapkan dapat mempermudah beberapa permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, beberapa masalah tersebut adalah pendidikan, kemiskinan dan bencana alam atau </em><em>tentang sosial</em><em>. Dari ketiga permasalahan tersebut, akan diatasi dengan sistem yang terintegrasi dan dengan menggunakan aplikasi teknologi website agar dapat diakses oleh masyarakat umum, serta teknologi mobile phone atau android.&nbsp; Pendidikan dengan menggunakan e-Learning akan tetapi bukan hanya pelajaran konvensional juga&nbsp; pembelajaran tutorial life skill yang menghasilkan produk layak jual. Pemasaran produknya di e-Shopping, agar masyarakat luas dapat melihat dan membelinya.Sekaligus dapat meningkatkan pendapatan sehingga membuntu perekonomiannya, hal tersebut salah satu membantu mengurangi kemiskinan.Dan e-Crowdfuddin aplikasi berupa wadah donatur untuk mengeluarkan bantuan baik itu untuk membangun ibadah atau bencana.Dengan adanya aplikasi terintegrasi ini dapat membantu pada ketiga permasalahan tersebut.</em> <em>Desain database menggunakan ERD (Entitas Relationship Diagram), dimana desain tersebut meliputi ketiga sistem tersebut. Dan untuk alur sistem menggunakan flowchart. Maka dari itu, dengan adanya sistem terintergrasi ini dapat meningkat kesejahteraan masyarakat Probolinggo. </em><em>Target dari penelitain ini adalah sebuah aplikasi Sociopreneur dengan sistem yang terintegrasi yang sesuai dengan ketiga aplikasi di atas. Sehingga dari aplikasi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Kabupaten Proboliggo.</em></p> 2018-12-06T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/64 ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS MEDIA PROMOSI PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN KOMBINASI AHP DAN TOPSIS 2018-12-12T03:42:56+00:00 Yustian Servanda yustians@gmail.com Kusrini Kusrini kusrini@amikom.ac.id <p><em>Setiap perguruan tinggi </em><em>melakukan promosi dalam menjaring calon mahasiswa baru.</em><em> Salah satu pengaruh </em><em>kegiatan promosi agar berjalan efektif dan efisien adalah pemilihan media promosi yang </em><em>tepat. Penelitian ini bertujuan </em><em>melakukan analisis pengambilan keputusan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution)</em><em> untuk menentukan prioritas media promosi.</em></p> <p><em>Metode AHP (Analytical Hierarchy Process)</em><em> digunakan untuk menentukan bobot kriteria, sedangkan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution)</em><em> digunakan untuk menentukan peringkat alternatif media promosi. Kriteria yang digunakan dalam penentuan prioritas media promosi perguruan tinggi adalah pembiayaan, jangkauan, tingkat pengaruh, capaian target dan kelengkapan informasi. Bobot kriteria yang dihasilkan dari metode AHP menjadi nilai input pada metode TOPSIS untuk mengurutkan alternatif media promosi yang dipilih.</em></p> <p><em>Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan kombinasi metode AHP dan TOPSIS menunjukkan &nbsp;bahwa alternatif media promosi yaitu media sosial berada pada urutan pertama dengan nilai bobot preferensi paling tinggi yaitu 0.788520. Dapat disimpulkan bahwa media sosial dari analisis pembiayaan relatif murah, daya jangkauan yang luas, capaian target fleksibel dan isi informasi lebih lengkap</em>, <em>layak </em><em>diusulkan untuk lebih diprioritaskan sebagai media promosi perguruan tinggi di STMIK Balikpapan.</em></p> 2018-12-06T01:56:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/63 PERBANDINGAN ALGORITMA C4.5 DAN K-NN BERBASIS FITUR SELEKSI FORWARD SELECTION DALAM IDENTIFIKASI MAHASISWA BERPOTENSI DROP OUT 2018-12-11T13:50:23+00:00 Yeyen Dwi Atma yeyenduwy@gmail.com Arif Setyanto arief_s@amikom.ac.id <p><em>Dalam dunia pendidikan, data mining dikenal dengan istilah Educational Data Mining (EDM). EDM merupakan teknik untuk menggali data pada ranah pendidikan, penggunaan EDM ditujukan untuk lebih memahami data mahasiswa. Dalam dunia pendidikan EDM membantu pendidik menganalisis hasil kinerja mahasiswa, mendeteksi mahasiswa yang memerlukan dukungan agar tidak mengalami kegagalan. Kegagalan akademik mahasiswa dalam menempuh pendidikan merupakan masalah yang penting untuk dilakukan analisa dan prediksi dalam meminimalisir banyaknya kasus mahasiswa putus studi atau drop out. Prediksi diberlakukan untuk memeberikan peringatan dini guna mencegah kegagalan mahasiswa. Algoritma data mining untuk proses klasifikasi dan prediksi yang banyak digunakan diataranya adalah C4.5 dan K-NN. Dalam penelitian ini C4.5 dan K-NN memanfaatkan fitur seleksi Forward selection dengan memanfaatkan karakteristik data itu sendiri. Dalam penelitian ini K-NN berbasi Forward selection &nbsp;lebih akurat dalam mengklasifikasikan status mahasiswa dengan hasil akurasi </em>98.34% <em>dan termasuk dalam kategori “excellent classification”.</em></p> 2018-12-06T02:10:37+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/59 PENERAPAN OPTIMASI BERBASIS PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO) ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR SEBAGAI PERBANDINGAN UNTUK MENCARI KINERJA TERBAIK DALAM MENDETEKSI KANKER PAYUDARA 2018-12-11T13:50:48+00:00 Taghfirul Azhima Yoga Siswa taghfirul.yoga@yahoo.co.id Prihandoko Prihandoko pri@staff.gunadarma.ac.id <p><em>Saat ini kanker payudara menjadi jenis kanker yang sangat menakutkan bagi perempuan diseluruh dunia, hal ini juga berlaku di Indonesia. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang kesehatan adalah disiplin ilmu yang berkembang pesat dewasa ini yaitu Data Mining. Dibutuhkan salah satu teknik data optimasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja metode klasifikasi data mining konvensional yang sudah dipilih dalam penelitian ini. Salah satu algoritma optimasi yang cukup popular adalah Particle Swarm Optimization (PSO). Penelitian ini bertujuan menerapkan dan mengevaluasi perbandingan kinerja terbaik metode klasifikasi data mining algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor berbasis PSO untuk mendeteksi kanker payudara. Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan Particle Swarm Optimization (PSO) menghasilkan hasil yang signifikan dalam memberikan peningkatan kinerja (optimasi) pada algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor. Berdasarkan uji beda menggunakan T-Test didapatkan algoritma K-Nearest Neighbor berbasis Particle Swarm Optimization (PSO) memiliki nilai akurasi tertinggi diantara algoritma yang lain, dengan nilai perolehan sebesar 0,974.</em></p> 2018-12-06T04:42:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/71 KONSEP DAN STRATEGI TATA KELOLA MANAJEMEN LAYANAN INTERNET MENGGUNAKAN IT INFRASTRUCTURE LIBRARY TERHADAP LAYANAN SERVICE LEVEL AGREEMENT 2018-12-11T13:51:11+00:00 Ganang Bakti Arumbinang ganang@stmikbpn.ac.id <p>Research by Idria Maita, Sapri Akmal, Engineering Journal and Information Systems Management with the title Information Technology Governance Analysis With ITIL V3 Service Operation Best Practice provides management guidelines based on the Best Practice ITILV3 Service Operation. In this discussion explained that ITIL has stages in the process of making IT service design, namely the stages of Service Design. In ITIL Service Design contains the principles and design methods to convert the strategic goals of IT and business organizations into IT portfolio / collection services. To be able to solve problems in IT operational services, it needs to be made is service design and a service agreement. The service agreement in ITIL Service Design is called a Service Level agreement or abbreviated as SLA.</p> <p>Evaluation of information service management using the IT Infrastructure Library (ITIL) aims to provide good quality services that influence IT Service Management (ITSM). ITIL which is currently used in service standardization is ITIL version 3. The design of ITSM governance includes the design process and organizational design. The design process consists of coordination design, service catalog management, and service level management. The results of this study are literature studies which aim to formulate information technology service governance strategies using ITIL v3 on Service Level Agreement services.</p> 2018-12-06T13:18:30+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/58 MOBILE GIS SEBARAN PABRIK GULA DI PROVINSI JAWA TIMUR 2018-12-11T13:51:48+00:00 tijaniyah tijaniyah tijaniyah@unuja.ac.id Amalia Herlina, amalia amalia@unuja.ac.id sulistiyanto sulistiyanto, sulistiyanto soelis@unuja.ac.id <p>Mapping the Distribution of Sugar Factories in East Java Province with mobile computing is compiled because of the large distribution of sugar factories in East Java Province so that the Sugar Factory Distribution Application was made which aims to help provide information quickly in finding the distribution of Sugar Mills in East Java Province. As well as making it easier for users to find the location of a sugar factory using an android mobile. The method used in this study is the literature study includes studies of similar research and studies of supporting literature. In addition, intensive and structured interviews were also conducted with the Pajarakan sugar factory and Gending sugar factory as representatives of all sugar factories in East Java Province to formulate system requirements. The results of this study are this web and android-based Geographic Information System, data input can automatically determine latitude and longitude directly from an android mobile, until the data accuracy is 6 digits behind the comma. While output can be displayed on desktop computers that are connected to the internet. And it can be concluded that the Geographic Information System based on android and web HP can simplify the data collection process and provide information to the people who need information on the location of the sugar factory in East Java Province, the accuracy of the data is better because it directly uses GPS from the mobile phone.</p> 2018-12-07T03:05:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/65 ANALISIS METODE PROFILE MATCHING DAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN RT BERSIH DI KABUPATEN MALINAU 2018-12-11T13:52:04+00:00 Lumadi Lumadi lartemas@gmail.com Prihandoko Prihandoko pri@staff.gunadarma.ac.id <p><em>Dua buah metode logika, Profile Matching dan dan Simple Additive Weigthing, diperbandingkan di dalam penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui nilai-nilai keluaran dari metode mana yang tepat dipakai di dalam sistem pendukung keputusan untuk menyelesaikan permasalahan pemilihan RT bersih di Kabupaten Malinau. Terdapat bidang aspek yang terdiri dari beberapa faktor diberi penilaian dan kemudian diolah melalui algoritma dua buah metode itu secara terpisah dengan hasil keluaran berupa urutan perankingan nilai dari tiap-tiap alternatif untuk mengetahui RT-RT mana saja yang masuk dalam kategori RT Bersih. Metode Profile Matching bekerja dengan cara mencari selisih dari hasil penilaian dengan suatu nilai target sebagai vatiabel pengurang, kemudian hasil selisih itu diberi bobot selisih, lalu nilai bobot selisih dikelompokkan ke dalam grup core factor dan secondary factor, dan kemudian dikalikan dengan bobot dari aspek dari grup core factor dan bobot dari aspek grup secondary factor untuk mendapatkan nilai akhir tiap-tiap alternatif. Metode Simple Additive Weighting bekerja dengan cara hasil penilaian diolah menjadi nilai variabel r untuk tiap-tiap alternatif. Nilai r diperoleh dari hasil penilaian alternatif itu dibandingkan dengan nilai maksimal penilaian tiap-tiap faktor, yang kemudian menghasilkan Matriks R. Nilai akhir tiap-tiap alternatif diperoleh dari jumlahan dari perkalian antara nilai-nilai di setiap faktor pada Matriks R dan dikalikan dengan bobot dari faktor itu. Metode mana yang terbaik dalam permasalahan ini ditinjau dari hasil perankingan nilai akhir para alternatif dalam menduduki urutan posisi di tiap-tiap metode dan dipertimbangkan dengan riwayat penilaian para alternatif itu.</em></p> 2018-12-07T03:57:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/61 PEMILIHAN METODE TERBAIK DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK REKRUTMEN TENAGA SATGAS GERDEMA DI KABUPATEN MALINAU 2018-12-12T03:24:51+00:00 Henri Tetiawadi henritwadi@gmail.com Rizal Fathoni Aji rizal@cs.ui.ac.id <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menyusun suatu analisis penilaian dalam rekrutmen tenaga Satgas GERDEMA berdasarkan cara kerja algoritma dua buah metode dalam sistem pendukung keputusan, yaitu Analytical Hierarchy Process dan Profile Matching. Pemakaian metode ini ditujukan untuk memperkecil peluang terjadinya campur tangan yang bersifat probadi dalam keputusan perekrutan tenaga baru, sebab keputusan yang baru adalah berdasarkan hasil keluaran dari proses pengolahan data penilaian dengan dua buah metode di atas.Peneliti hendak melakukan perbandingan cara kerja algoritma dari dua metode itu dan melihat keluaran-keluarannya untuk menentukan metode logika mana yang tepat dipakai dalam permasalahan perekrutan ini, yang kemudian hasil penilaian ini dapat diusulkan sebagai kontribusi peneliti kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Malinau sebagai suatu framework untuk keperluan perekrutan tenaga Satgas GERDEMA. Sebagai hasil dari penelitian ini adalah berupa dua buah keluaran dari dua buah metode yang dibandingkan itu, yang mana keluaran-keluaran ini berisi informasi perankingan nilai secara descending untuk masing-masing tenaga baru yang akan direkrut sebagai tenaga Satgas GERDEMA.</em></p> 2018-12-07T06:20:11+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/67 ANALISIS KORELASI NILAI AKHIR MAHASISWA TERHADAP INDEKS PRESTASI DOSEN STMIK SENTRA PENDIDIKAN BISNIS SAMARINDA 2018-12-11T13:52:52+00:00 Riyayatsyah Riyayatsyah riyayatsyah@spb.ac.id <p>Kemajuan perguruan tinggi tidak dapat dilepaskan dari peran dosen, mahasiswa, karyawan dan fasilitas serta sistem yang dipergunakan di perguruan tinggi tersebut. Dosen yang merupakan ujung tombak dari perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi dosen yang profesional sesuai dengan amanah yang dipikulnya, mengemban tridharma perguruan tinggi. Dosen pada saat ini tidak cukup hanya pandai dalam menyampaikan materi perkuliahan namun mereka juga dituntut profesional melakukan penelitian-penelitian ilmiah dan cerdas dalam pengabdian-pengabdian masyarakat. Dosen dan mahasiswa merupakan dua komponen yang paling dapat bersinegi untuk dapat menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas. Untuk meningkitkan profesionalisme dosen, maka kinerja dosen perlu pengamatan secara kontinu, dan di STMIK Sentra Pendidikan Bisnis di bawah naungan Yayasan Airlangga Group setiap akhir semester selalu mengevaluasi kinerja dosen, dan dosen dapat menerima lembar evaluasi yang biasa disebut dengan Indeks Prestasi Dosen (IPD) yang pemeringkatkannya sesuai dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) mahasiswa. Guna mengetahui sejauh apa kualitas dosen dalam belajar mengajar, maka dilakukan penelitian dengan membagikan kuesioner secara online kepada mahasiswa yang diisi oleh seluruh mahasiswa untuk menilai dosen, jika dosen memberi nilai akhir baik, apakah mahasiswanya juga memberikan penilai yang baik terhadap dosen tersebut. Korelasi penilaian tersebut menunjukkan bahwa, secara keseluruhan dosen dan mahasiswa tidak berkorelasi terhadap penilaian. Artinya dosen memberi nilai baik, mahasiswa tidak memberikan nilai baik dengan hasil pengujian statistik, korelasi keputusan dengan α = 5%. Namun jika pengujian statistik korelasi menggunakan keputusan dengan α = 10 % dan dengan Nilai Probabilitas ≤ 0,1, maka untuk Prodi Manajemen Informatika secara keseluruhan berkorelasi, dan untuk Prodi Sistem Informasi terdapak korelasi untuk semester V (lima).</p> <p><br>Kata Kunci: Korelasi, Dosen, Mahasiswa.</p> 2018-12-07T06:23:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/75 KOMPARASI ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR DAN NAIVE BAIYES UNTUK MENDETEKSI DINI RESIKO KANKER SERVIKS PADA REMAJA 2018-12-12T03:12:23+00:00 Mayang Sari mayangsari.uniska@gmail.com Yusri Ikhwani yusri@fti.uniska-bjm.ac.id <p class="IndexTerms" style="text-indent: .5in;"><span class="tlid-translation"><span style="font-size: 11.0pt;">Cancer is now the most feared disease for everyone. There are many types of cancer that can be a killer for humans, one of which is cervical cancer. Cervical cancer has the highest number among the other deadliest cancers in Indonesia. Cervical cancer itself occurs because of the transmission of the HPV virus (human papillomavirus), but basically cervical cancer can be prevented early on by providing knowledge to the public, especially adolescents, so that it can reduce the incidence of cervical cancer. </span></span></p> <p class="IndexTerms" style="text-indent: .5in;"><span class="tlid-translation"><span style="font-size: 11.0pt;">Early detection is needed to prevent cervical cancer, there are several ways that can be done to detect early risk of cervical cancer in adolescents, one of them is by utilizing media technology. In this study the method used to predict the risk of cervical cancer in adolescents is done by comparing the two algorithms, K-Nearest Neighbor and Naïve Bayes, where each algorithm is tested to produce predictions with maximum accuracy. </span></span></p> <p class="IndexTerms" style="text-indent: .5in;"><span class="tlid-translation"><span style="font-size: 11.0pt;">Based on the results of the implementation and measurement of the two algorithms, the best algorithm is Naïve Bayes which is able to predict with an accuracy rate of 85.71 while K-Nearest Neighbor is able to predict with an accuracy of 80.95%. but this accuracy still cannot be considered excellent (very good) for that it is very necessary to develop further analysis and results, especially deepening the risk factors for cervical cancer in adolescents so that the results of more optimal accuracy can be obtained. </span></span></p> 2018-12-10T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/73 PERANCANGAN ALAT MONITOR PENGGUNAAN LABORATORIUM KOMPUTER DAN LABORATORIUM NETWORK BERBASIS RFID DI STMIK BALIKPAPAN 2018-12-11T13:53:36+00:00 Istia Budi istiabudi@stmikbpn.ac.id <p><em>Absensi dan monitor penggunaan Laboratorium Komputer dan Laboratorium Network mengedepankan penggunaan Teknologi RFID (Radio Frequency Indentification) untuk mendukung pengembangan kegiatan proses belajar mengajar. Dengan Teknologi RFID dan Arduino memungkinkan terjadinya proses monitoring penggunaan Laboratorium Komputer dan Laboratorium Network tanpa menggunakan kertas lagi dan sesuai data yang telah dibuat, sehingga penggunaan Laboratorium Komputer dan Laboratorium Network bisa efisien dan optimal dalam pengaturan serta terjaganya aset. Arduino yang berfungsi untuk memproses dan mengolah input dan mengendalikan output. Input yang di proses berupa kartu RFId yang berisikan Nama dan NIM mahasiswa tersebut sebagai syarat untuk masuk kedalam Laboratorium Komputer. Perancangan ini akan berfokus kepada pendekatan fakta dilapangan yang didahului dengan analisis mendalam terhadap obyek penelitian, dalam hal ini institusi pendidikan yang hendak ataupun telah menerapkan Laboratorium Komputer dan Laboratorium Network. Metode pengaturan penggunaan Laboratorium pakai Metode Desain dan Implementasi Network Development Life Cycle (NDLC) antara lain : Analisa, Desain, Simulasi, Implementasi, Pemantauan dan Manajemen</em></p> 2018-12-10T07:50:33+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/76 PENERAPAN K-MEANS CLUSTERING DAN WATERSHED TRANSFORMATION DALAM PROSES PERHITUNGAN SEL DARAH PUTIH 2018-12-11T13:53:38+00:00 Isa Rosita isarosita.stmikbpp@gmail.com <p><em>Sel darah putih atau Leukosit adalah salah satu bagian dalam komponen darah manusia yang memiliki peranan penting. Leukosit merupakan salah satu komponen yang membentuk sistem imun dalam tubuh manusia. Kelainan pada leukosit yang salah satunya dapat dilihat dari jumlahnya dapat menjadi indikator awal adanya infeksi virus maupun penyakit kelainan darah. Perhitungan sel darah putih secara manual cukup rumit serta kurang efektif dan efisien, karena prosesnya yang lambat sehingga membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, sebagian besar akurasi bergantung pada faktor subjektif yang dipengaruhi oleh pengalaman, keahlian serta faktor kelelahan seseorang. Hal ini membuat proses perhitungan sel darah putih secara otomatis oleh sistem komputer dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung sel darah putih dari masukan berupa citra mikroskopis sel darah manusia. K-means Clustering digunakan pada proses pengelompokkan objek, sehingga dapat dengan mudah diambil objek sel darah putih saja untuk kemudian didentifikasi apakah objek termasuk sel tunggal atau sel berdempet lalu dihitung jumlahnya. Trasformasi watershed digunakan untuk membantu proses pemisahan sel darah putih berdempet. Berdasarkan hasil penelitian, sistem mampu menghitung objek sel darah putih dengan rata-rata tingkat akurasi sistem sebesar 85%.</em></p> 2018-12-11T05:24:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.stmikbpn.ac.id/index.php/metik1/article/view/70 NEED ASESSMENT PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DI PROGRAM STUDI PENDIDIKANTEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER IKIP PGRI PONTIANAK 2018-12-11T13:54:02+00:00 unung Vera Wardina unungverawardina@gmail.com <p>The research aims to analyze the need for digital library development in the IKIP PGRI Pontianak Education Study Program. The research method used is quantitative descriptive research. The research subjects were fourth semester students of IKIP PGRI Pontianak Education Study Program Pontianak. The technique of collecting data uses direct communication through an interview guide tool that is given to students, lecturers and librarians to analyze the needs of digital libraries. The conclusions of the research are: (1) digital libraries needed by students, lecturers and librarians, namely collection data such as books, articles, e-journals, e-books, membership, users, circulation, and reports. (2) design design in accordance with the need assessment by creating a flowchart, context diagram and data flow diagram to describe the flow of the digital library design.</p> 2018-12-11T13:42:44+00:00 ##submission.copyrightStatement##