ANALISIS METODE PROFILE MATCHING DAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN RT BERSIH DI KABUPATEN MALINAU

Main Article Content

Lumadi Lumadi Prihandoko Prihandoko

Abstract

Dua buah metode logika, Profile Matching dan dan Simple Additive Weigthing, diperbandingkan di dalam penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui nilai-nilai keluaran dari metode mana yang tepat dipakai di dalam sistem pendukung keputusan untuk menyelesaikan permasalahan pemilihan RT bersih di Kabupaten Malinau. Terdapat bidang aspek yang terdiri dari beberapa faktor diberi penilaian dan kemudian diolah melalui algoritma dua buah metode itu secara terpisah dengan hasil keluaran berupa urutan perankingan nilai dari tiap-tiap alternatif untuk mengetahui RT-RT mana saja yang masuk dalam kategori RT Bersih. Metode Profile Matching bekerja dengan cara mencari selisih dari hasil penilaian dengan suatu nilai target sebagai vatiabel pengurang, kemudian hasil selisih itu diberi bobot selisih, lalu nilai bobot selisih dikelompokkan ke dalam grup core factor dan secondary factor, dan kemudian dikalikan dengan bobot dari aspek dari grup core factor dan bobot dari aspek grup secondary factor untuk mendapatkan nilai akhir tiap-tiap alternatif. Metode Simple Additive Weighting bekerja dengan cara hasil penilaian diolah menjadi nilai variabel r untuk tiap-tiap alternatif. Nilai r diperoleh dari hasil penilaian alternatif itu dibandingkan dengan nilai maksimal penilaian tiap-tiap faktor, yang kemudian menghasilkan Matriks R. Nilai akhir tiap-tiap alternatif diperoleh dari jumlahan dari perkalian antara nilai-nilai di setiap faktor pada Matriks R dan dikalikan dengan bobot dari faktor itu. Metode mana yang terbaik dalam permasalahan ini ditinjau dari hasil perankingan nilai akhir para alternatif dalam menduduki urutan posisi di tiap-tiap metode dan dipertimbangkan dengan riwayat penilaian para alternatif itu.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

[1] H.M Jogianto, Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur, Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Edisi I, Yogyakarta: Andi Offset, 1993.
[2] Yulianti, Eva., Damayanti, Riska., “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Penerimaan Beasiswa Bagi Siswa SMA N 9 Padang Dengan Menggunakan Metode AHP (Analitycal Hierarchy Process)”, Jurnal TEKNOIF, Vol. 3, No. 2, pp. 21-28, ISSN: 2338-2724, Oktober 2015.
[3] Evicienna, “Penerapan Metode AHP Untuk Kelayakan Pemberian Beasiswa”, SNIPTEK 2016, ISBN: 978-602-72850-3-3, pp. 7-12, 2016.
[4] Ridlan Ahmad, "Penggunaan Sistem Pendukung Keputusan dengan Menggunakan Metode Analytical Hirarchy Process (AHP) dalam Menyeleksi Kelayakan Penerima BeasiswaA", METIK Jurnal Volume 2 No. 1 Tahun 2018, p. 29, ISSN : 2580-1503.
[5] Kusrini, Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan, Yogyakarta: Andi Offset, 2007.
[6] Firdausa, Aji Prasetya Wibawa Dan Utomo Pujianto, Model Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Sekolah Menggunakan Metode SAW, STMIK AMIKOM, Yogyakarta, 2016.